Bada
i krisis multidimensi yang melanda Indonesia hingga saat ini belum juga usai. Negeri yang dijuluki Zamrud Khatulistiwa, gemah ripah loh jinawi, dan bangsa yang ramah mungkin hanya tinggal kenangan. Potret wajah negeri yang terlanjur kusam oleh perilaku-perilaku cela segelintir anak negeri. Kusam dikarenakan perilaku yang tak bermoral, munafik, bahkan kufur. Celakanya ternyata mereka adalah anak negeri yang menyandang status sebagai wakil rakyat, pelayan rakyat, dan pengayom rakyat. Bukan mereka tak terdidik, bahkan mereka sangat terdidik. Lantas mengapa? Continue reading





